Paguyuban Pasundan Kerahkan 5.000 Suporter di Pembukaan 40 Besar Liga Santri Piala Kasad 2022

JAYANTARANEWS.COM, Kota Bandung- Pengurus Besar Paguyuban Pasundan mengerahkan lebih kurang 5.000 an supporter, yang terdiri dari para guru, siswa siswi SMA dan SMK Pasundan di Kota Bandung.

Pengerahan massa (supporter) ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Opening Ceremony Liga Santri PSSI Piala KASAD tahun 2022 yang akan berlangsung di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat.

Selain para guru dan siswa siswi, turut hadir pula ikut memeriahkan acara tersebut, yakni dari anggota Kodim dan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana, tak ketinggalan dari Ormas, OKP dan para mahasiswa.

Di awal acara, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, SE., MM., selaku Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) memberikan sambutan, dan menyinggung soal Liga Santri PSSI Piala KASAD tahun 2022, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke 77.

Dudung katakan, trend positif sepak bola nasional, saat ini tidak terlepas dari semakin baiknya penampilan serta prestasi yang ditunjukkan oleh Tim Nasional di semua level. Sepak bola Indonesia akan perlahan bergerak maju ke pentas yang lebih tinggi, baik di Asia maupun dunia. Hal ini tentu menjadi suatu kebanggan bagi kita semua, dan patut diapresiasi upaya-upaya untuk memajukan sepak bola nasional, ucapnya.

Sehubungan hal tersebut, kata dia, TNI AD bekerja sama dengan PSSI telah menggulirkan kompetisi di kalangan para santri yang bertitel Piala KASAD Liga Santri PSSI. “Kompetisi ini bertujuan untuk memberi kontribusi dan sumbahsih bagi kemajuan sepak bola nasional, sekaligus menggali bakat-bakat potensial pesepak bola handal dari lingkungan santri. Karena sudah terbukti, bahwa dari beberapa pemain nasional yang mewarnai sepak bola Indonesia, merupakan hasil binaan dari lingkungan santri, seperti; Evan Dimas, Asnam, Mangku Alam dan Nadio Anggawinata,” tuturnya.

Tim-tim yang ada di hadapan kita semua, merupakan tim terbaik yang telah mengikuti babak penyisihan di tingkat kabupaten dan kota, serta kompetisi yang berlangsung sejak bulan Juni sampai September 2022 lalu.

“Maka, saat ini kompetisi sudah memasuki babak 40 besar nasional, dan seluruh tim akan bertanding serta berjuang untuk menjadi finalis yang puncak pertandingannya akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2022 di Stadion Madya Jakarta, bertepatan dengan Hari Santri Nasional,” urainya.

“Saya dan seluruh pejabat yang hadir saat ini mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang telah berhasil masuk ke babak 40 besar. Dan saya berharap, semoga seluruh rangkaian pertandingan dapat terselenggara dengan aman, nyaman dan sesuai jadwal yang direncanakan.”

“Pada kesempatan yang baik ini, saya selaku Kepala Staf Angkatan Darat, juga menyampaikan simpati dan duka yang mendalam atas tragedi  yang terjadi saat pertandingan sepak bola antara Arema dengan Persibaya di Stadion Kenjuruhan. Sebagai ungkapan empati dan bela sungkawa, maka pada kegiatan hari ini tidak akan dilaksanakan pertandingan, namun hanya pembukaan dan doa bersama,” tandas Dudung Abdurachman, seraya mengucap Alfatihah dan penekanan sirene, sebagai tanda dibukanya Liga Santri PSSI Piala KASAD tahun 2022 itu, Rabu, (5/10/2022).

Di lain sisi, Sahidin, S.Pd., M.Si., sebagai koordinator dari Paguyuban Pasundan, yang turut hadir pada kesempatan tersebut, mengatakan; “Kami hadir di sini, tujuannya untuk memberi dukungan atas pembukaan dan pelaksanaan Liga Santri Piala KASAD tahun 2022, yang dilaksanakan di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat,” ujarnya.

Harapannya dari kegiatan ini, semoga bisa menjadi motivasi, khususnya untuk siswa-siswi SMA dan SMK Pasundan, yakni dengan menyaksikan langsung perjuangan sesama terkait kesantriannya. “Supporter yang datang ke stadion ini, semuanya membawa sarung dengan tujuan mendukung program kegiatan KASAD untuk membuat rekor MURI 26 ribu sarung di Stadion Siliwangi Bandung,” kata Sahidin, melalui JayantaraNews.com.

Pada kesempatan tersebut, Sahidin juga mengulas sedikit tentang Paguyuban Pasundan. Prof. Dr. HM. Didi Turmuzi, M.Si., sebagai Ketua Induk Organisasi, dan Dr. Dadang Mulyana, M.Si., sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan, yang menyelenggarakan sekolah Pasundan, dimulai dari tingkat, TK, SD, SMP, MTs, SMA, dan SMK di wilayah Jawa Barat.

“Kurang lebih ada 120 sekolah, dengan jumlah siswanya sekitar 60.000 orang dari semua tingkatan. Dan potensi di Pasundan ini, kita persiapkan untuk generasi penerus bangsa. Dengan harapan, agar lulusan Pasundan ini bisa “luhung elmuna, jembar budayana”. Dan itulah cita-cita dari Pasundan, yang intens ngamumule bahasa Sunda, ngagungkeun agama Islam,” pungkas Sahidin. (JO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *