PALEMBANG-LH: Pertandingan terakhir serta penutupan Liga Santri yang mempertemukan 4 tim terbesar antara lain Perebutan tempat ke 3 dan ke 4: Pesantren dari Kabupaten Muratara TASZAKKA, Pesantren dari Kabupaten Oki DARUS SAFAAT. Grand Final 1 dan 2: Pesantren dari Kabupaten Ogan Ilir RAUDATHUL ULUM, Pesantren dari Kabupaten Oku Timur NURUL HASAN. “ Masing-masing dari empat tim tersebut juara 1.Oku Timur skor (2-0), juara ke 2 Ogan Ilir, juara ke 3.Ogan Komering Ilir skor (3-0), juara ke 4.Muratara. Dari seluruh peserta 17 Kota dan Kabupaten tim yang paling siap adalah dari Kabupaten Ogan dan di Luar Kabupaten Ogan yang tembus ke 4 besar adalah dari Kabupaten Muratara “ jelas Pak Dandim (Kamis, 18/08/2022).

Namun Pak Dandim bangga dengan penampilan anak-anak Pesantren dari Muratara serta memberikan support dengan datang langsung menyaksikan pertandingan tersebut. Semula TASZAKKA tidak diperhitungkan bahkan banyak yang menafsirkan babak awal sudah tersisih karena dari persiapan saja cuma beberapa hari tim Tasakka tersebut terbentuk. Tidak hanya pesantren dari Kabupaten Muratara saja yg tampil gemilang ada dua tim di bawah payung Kodim 0406 Lubuklinggau yaitu Tim pesantren ALIN NUHA dengan Tim pesantren Kabupaten Musirawas MIFTAHUL HUDA. Kedua tim ini sudah berjuang dan sudah menunjukkan permainan yang terbaik, namun belum berkesempatan untuk melaju ke babak berikutnya.

Selanjutnya Danramil 406-02 Rawas Ilir Kapten.inf.Hendri Susanto sebagai ketua kontingen dan manager Tim Taszakka menambahkan anak anak dalam bermain cukup bagus dan disemua lini hanya saja faktor keberuntungan belum berpihak, dan kesemuanya itu cukup puas. Banyaknya tim hebat tumbang bahkan tidak sampai ke delapan besar, kebangaan tersebut sekali lagi disampaikan karena baru kali ini dipercaya oleh pimpinan Dandim 0406 Lubuklinggau memegang tim untuk bertanding. Tidak tanggung-tanggung sudah Tingkat Nasional walau hanya sebatas Provinsi, keseriusan Beliau dalam menangani tim cukup memotivasi serta mendorong semangat anak-anak pesantren Taszakka. Beliau juga dibantu oleh Nurfajri selaku Pelatih Kepala dan Teknis. Alhamdulillah anak anak dengan hadirnya beliau bisa mengarahkan cara-cara bermain yang baik dan strategi-strategi menyerang maupun bertahan. Alhasil dengan kerja yang keras dan doa Alhamdulillah walaupun juara ke 4 tetapi anak-anak sudah memberikan penampilan yang sangat baik.

Tropi kemenangan dari panitia pelaksana Liga Santri diserahkan langsung ke pada Kapten Tim dan didampingi oleh Dandim 0406 Lubuklinggau. Serta pimpinan pondok pesantren TASZAKKA, seluruh pemain, dan oficial tim. (Nurfajri)

pendam_ii
September 29, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *