nuan united

Jember (beritajatim.com) – Nuan United dari Pondok Pesantren Nurul Anwar, Kecamatan Silo, akhirnya menjuarai Liga Santri Piala Kasad Regional Jember. Mereka menang tipis 1-0 atas PPNA FC dari Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin, dalam partai final di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (15/7/2022) sore.

Gol kemenangan Nuan United dicetak gelandang Mochammad Ferdiansyah, pada menit 6. Ia memanfaatkan operan dari penyerang tengah Reza Aditya Ardiansyah yang berhasil menerobos kotak penalti PPBA dari sisi sayap kanan.

Trio goal getter yang masing-masing sudah mengoleksi tiga gol, Anwar Ripai, Reihan Saputra, dan Abdul Basir Bustomi pun tak berdaya. Mereka lebih sering gagal merangsek masuk kotak penalti Nuan United. Penjaga gawang Nuan United, Muhammad Ichsan Sabillah, nyaris tak pernah memegang bola sama sekali.

“Alhamdulillah, kami punya motivasi kuat untuk juara berkat dukungan pemain, suporter, dan kiai,” kata Ali Hasan, pelatih Nuan United, usai pertandingan.

Perjalanan Nuan United sempat diwarnai protes dan tuduhan penggunaan pemain tak sah dari pihak lain. Ali Hasan pun terpaksa mengeluarkan tujuh pemain yang dituduh tidak sah itu dari tim, sehingga menyisakan 18 pemain. “Ternyata mereka tidak punya bukti. Akhirnya disuruhkan memasukkan lagi semua pemain oleh panitia. Saya masukkan lagi,” katanya.

Sementara itu, pelatih PPNA FC Samudin menerima kekalahan itu dengan besar hati. “Anak-anak sudah berusaha maksimal. Namun hasil akhir memang agak mengecewakan. Tapi semangat anak-anak saya apresiasi, saya acungi jempol, karena bisa membawa nama pondok pesantren melaju hingga ke final,” katanya.

Selama ini, PPNA FC rutin berlatih. “Khusus untuk menghadapi Liga Santri, kami berlatih selama enam bulan untuk persiapan. Sebelumnya kami belum pernah ikut Liga Santri. Kami baru sekali ini ikut dan langsung masuk final,” kata Samudin.

Kendati kalah, PPNA akan mewakili Jember bersama Nuan United dalam pertandingan babak selanjutnya yang akan diikuti oleh 13 tim santri hasil kejuaraan serupa di kabupaten yang menjadi wilayah teritorial Korem 083 Baladhika Jaya.

Regional Malang-Batu yang menjadi wilayah Kodim 0181 mengirimkan juara dan runner-up. Begitu juga Pasuruan yang berada di wilayah Kodim 0819, Probolinggo yang berada dalam wilayah Kodim 0820, Jember yang ikut dalam wilayah Kodim 0824, dan Banyuwangi yang berada di wilayah Kodim 0825. Sementara itu untuk Lumajang (Kodim 0821) dan Situbondo Kodim 0823 hanya boleh mengirimkan satu tim.

Liga Santri di Jember diikuti 12 kesebelasan pesantren yang terbagi empat grup babak penyisihan. Grup A terdiri atas YP IBU, Al Amien FC, BFC (Pondok Pesantren Baitul Arqom).

Grup B berisikan Nuan United FC (Ponpes Nurul Anwar), Baitul Hikmah FC, Latazan FC (Ponpes Yasinat). Grup C terdiri atas Al Mashurin FC, Al Ishlah FC, dan PPNA FC (Ponpes Nahdlatul Arifin).

Grup D terdiri atas Alabama FC (Ponpes Al Qodiri), MUFC (Ponpes Madinatul Ulum), dan Ratu Suren FC (Ponpes Raudlotul Ulum). [wir/kun]

Hasil Lengkap Liga Santri Regional Jember

Grup A:
YP IBU vs Al Amien FC 0-0
Al Amien cs BFC 7-0
YP IBU vs BFC 2-0

Grup B:
Nuan United vs Baitul Hikmah FC 0-0
Baitul Hikmah FC vs Latahzan FC 4-0
Nuan United vs Latahzan 10-0

Grup C:
Al Ishlah vs Al Mashurin 5-0
Al Ishlah vs PPNA FC 0-0
PPNA vs Al Mashurin 7-0

Grup D
Alabama FC vs MUFC 4-0
Ratu Suren vs MUFC 7-1
Ratu Suren vs Alabama FC 1-0

Semifinal
Nuan United vs Ratu Suren 2-1
PPNA vs Al Amien 2-0

Final
Nuan United vs PPNA 1-0

https://beritajatim.com/olahraga/nuan-united-dari-ponpes-nurul-anwar-juarai-liga-santri-jember-2022/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *