BAGIKAN

BANDA ACEH : Berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia penyelenggara untuk menyukseskan kompetisi Liga Santri Nusantara (LSN) 2017. Pada tahun ini, animo pesantren yang ikut kompetesi ini pun semakin meningkat di berbagai daerah, salah satunya di Regional Sumatra I (Aceh).

Koordinator Regional (Koreg) Sumatra I Aceh, Iskandar Zulkarnaen mengatakan LSN Regional Sematra I Aceh berbeda dengan gelaran pertama LSN Zona Aceh 2016. Tahun lalu, menurutnya, Aceh hanya menjadi satu wilayah dan kompetisi hanya diikuti oleh 12 tim saja.

“Sekarang berkembang jadi dua Regional untuk wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya. Artinya animo meningkat,” ujarnya seperti dikutip Nuonline

Iskandar berharap kompetesi yang akan diikuti 1.024 pesantren ini dapat melahirkan pemain-pemain berkualitas sesuai dengan jargon yang diusung panitia LSN 2017, yaitu “Dari Pesantren untuk NKRI”.

Panitia LSN Regional Sumatra I (Aceh) sampai saat ini masih terus mematangkan persiapan kompetisi. Panitia berharap Regional Sumatra I Aceh tidak kalah meriah dengan provinsi lainnya.

Ketua Panitia LSN Regional Sumatra I Aceh, Tgk T. Barbawi mengatakan, Seri Regional merupakan bagian dari kompetesi LSN yang diselenggarakan Kemenpora dan Rabitah Ma’had Islamiyah (RMI) NU untuk menyaring pemain-pemain berbakat di pondok pesantren.

“Tim yang akan meramaikan kompetisi Regional Sumatra I Aceh mencapai 32 tim. Mereka mewakili pesantren delapan kabupaten/kota yang ada di Aceh,” kata dia.

Sebagai informasi, LSN 2017 ditargetkan diikuti 1.024 pesantren dari 32 region yang mencakup 34 provinsi. Masing-masing region akan diisi oleh 32 pesantren.
Kontribusi LSN sejauh ini cukup besar untuk perkembangan sepakbola nasional. Itu terbukti dengan keberhasilan top scorer LSN 2016, M. Rafly tembua ke Timnas U-19 asuhan pelatih Indra Sjafri.

Editor: MY

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here