oleh

1.024 Pesantren Ikuti Liga Santri Nusantara 2018

-Berita LSN-448 dibaca

Ligasantri.com, Solo – Jumlah peserta Liga Santri Nusantara (LSN) terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018, tercatat sebanyak 1.024 pesantren ikut ambil bagian dalam kompetisi sepak bola yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober.

Ketua Penyelenggara LSN Abdul Ghofarrozin mengatakan, tercatat ada sekitar 28.000 pesantren di seluruh Indonesia dengan jumlah santri 4 juta orang. LSN adalah penyelenggaraan pertandingan sepakbola tahunan yang diikuti oleh para santri dari pondok pesantren se-Indonesia.

“Sepak bola adalah olahraga yang paling banyak dinikmati masyarakat, begitu pula oleh para santri. Bagi pesantren, ini bisa menjadi wadah untuk saling bertemu dalam kegiatan yang menyenangkan,” papar Gus Rozin, sapaan akrab Abdul Ghofarrozin di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (6/10/2018).Pada tahun pertama 2015 LSN, jumlah pesertanya 192 pesantren. Tahun berikutnya 810 pesantren, tahun 2017 mencapai 1.000 pesantren. “Tahun 2018 ini ada tambahan peserta lagi sehingga total menjadi 1.024 pesantren,” ungkapnya.

Rozin yang juga Ketua Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU). RMI-NU sebagai asosiasi pesantren di Indonesia melihat bahwa sepak bola akan mempertemukan yang jauh, menyatukan yang tak kenal dan menguatkan karakteristik santri yang untuk sportif dalam bertanding.

Dalam pelaksanaannya, LSN tahun ke-4 berjalan selama Juli-Oktober. Peserta LSN 2018 adalah santri berumur maksimal 18 tahun dan pernah bermukim di pesantren paling lambat mulai 1 Mei 2018. Dibuktikan dengan Kartu Santri atau pengesahan sebagai santri dari kepengurusan RMI-NU setempat. 1.024 klub yang terbagi dalam 32 regional di seluruh provinsi Indonesia. Pertandingan yang dilakukan dari babak penyisihan hingga final adalah 1.188 pertandingan.

LSN juga memiliki andil dalam memunculkan pemain pemain yang selanjutnya masuk tim nasional Indonesia. Seperti M Rafli Mursalim (Top Scorer LSN 2016) yang juga menjadi pemain dalam timnas Garuda U-19 sebagai striker. Selain itu, ada Tri Widodo (Pemain Terbaik LSN 2016), dan Richard Rahmad (Pemain Terbaik LSN 2015) pernah dipanggil Indra Sjafri untuk mengikuti seleksi Timnas Garuda U-19. [Ari Wahyu Widodo]

*Berita telah terbit di Sindonews.com dengan judul sama.

Share ke :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 comments